Menjadiibu adalah anugerah terbaik dalam hidup seorang wanita. Namun bersamaan dengan anugerah inilah, seorang ibu mau rela mengalami banyak hal ketika menyangkut anak, terutama ketika sang buah hati sakit. Seperti Santi, inilah yang banyak dialami oleh para ibu saat anaknya sakit: 1. Rela Mengesampingkan Kesibukan Kerja Demi Merawat Anak. RenunganUntuk [Ayah & Ibu] Senin, 12 November 2012 Saat kau berumur 12 tahun, dia melarangmu untuk melihat acara TV khusus orang dewasa. Sebagai balasannya, kau tunggu sampai dia di keluar rumah. Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu. Sebagai balasannya, kau baca tentang pengaruh negatif orang tua Semogakita bisa mencapainya. Ada kata-kata motivasi dan menjadi renungan buat saya. Semoga ini bisa menjadi motivasi dan renungan buat anda juga. Saya belajar untuk mengertibahwa saya tidak dapat memaksa orang lain untuk mencintai saya. Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang saya cintai. Menyembuhkansakit kita atau tidak, bukan berarti Tuhan tidak punya kuasa, atau Dia ingkar janji. Dari dahulu, sekarang dan sampai selama-lamanya Tuhan tetaplah Sang Penyembuh, Jehovah Rapha. Selalu ada maksud dan rencana-Nya di balik masalah kita. Orang- orang yang berada di sana yakni sejumlah besar orang sakit: orang - orang buta, orang - orang timpang dan orang - orang lumpuh (ayat 3), sedang menantikan belas kasihan dan kemurahan hati. RENUNGAN UNTUK PENGHIBURAN KEDUKAAN (Yakobus 1:2-8) Suka dan duka, susah dan senang menjadikan hidup penuh warna, penuh rasa dan penuh RenunganHarian Sabtu, 30 Juli 2022 Bacaan I: Yer. 26: 11-16. 24 Injil: Mat. 14: 1-12 BEBERAPA waktu yang lalu saya diminta memberi Sakramen Pengurapan Orang Sakit untuk seorang bapak di Rumah Sakit Umum Daerah.Sesampainya di rumah sakit ternyata bapak itu sedang ditangani oleh para petugas medis; karena keadaannya mengkhawatirkan dan sudah tidak sadar. RenunganHarian. 9 Juli 2019 8 Juli Bersama-sama dengan pengobatan yang diberikan kepada orang sakit, doa sederhana yang sungguh-sungguh haruslah diucapkan untuk berkat dan kesembuhan orang sakit itu. Kita harus menuntun orang sakit kepada Juruselamat yang penuh kasihan itu, dan kepada kuasa-Nya yang mengampuni dan menyembuhkan. Amsal14:31 mengingatkan bahwa kaum lemah-orang-orang miskin, sakit, tertindas, terpinggirkan, dll.-adalah fokus keprihatinan Tuhan, sehingga sikap kita terhadap mereka Tuhan perhitungkan sebagai sikap kita kepada Tuhan sendiri (menghina Sang Pencipta, atau memuliakan-Nya). Amsal 14:31 mengajak kita untuk tulus menghormati dan mengasihi YoS9fWR. Ilustrasi hikmah sakit dalam Islam, sumber foto Sharon Mccutcheon by sakit memang tidak enak bagi siapa saja. Namun, hikmah sakit dalam Islam bisa jadi renungan bagi Anda yang mau rasa sakit dapat membuat orang menyerah dengan penyakitnya. Hal ini membuat mereka jadi mudah mengeluh karena merasa putus rasa sakit dapat membuat orang menyerah dengan penyakitnya. Hal ini membuat mereka jadi mudah mengeluh karena merasa putus asaHikmah Sakit dalam IslamMeskipun dalam kondisi sakit, seorang muslim tidak dianjurkan mengeluh dan berputus asa. Perlu diketahui bahwa tidak selamanya sakit bernilai musibah. Sakit juga dapat mendatangkan berkah bagi umat muslim yang mampu buku 10 Tahun Merajut Kesabaran oleh Arief Muhajir 2020, Rasulullah SAW mengajak kita untuk senantiasa bersikap qanaah meskipun dalaam keadaan miskin maupun sakitAda beberapa hikmah sakit yang perlu diketahui. Beberapa hikmah tersebut di antaranya sebagai berikut1. Menjauhkan dari Siksa NerakaSakit dapat menghindarkan kita dari siksa neraka. Rasulullah bersabda, “Sakit demam itu menjauhkan setiap orang mukmin dan api neraka.” HR al-Bazzar.Sakit juga bisa menjadi penghapus dosa. Rasulullah bersabda, “Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengannya dosa-dosanya.” HR. Muslim.Sakit juga bisa menjadi sumber kebaikan bagi muslim yang bersabar. Hal ini sejalan dengan hadist Rasulullah Saw“Sungguh semua urusannya merupakan kebaikan, dan hal ini tidak terjadi kecuali bagi orang mukmin. Jika ia mendapapt kegembiraan, maka dia bersyukur dan itu merupakan kebaikan baginya, dan jika mendapat kesusahan, maka dia bersabar dan ini merupakan kebaikan baginya.” HR MuslimSakit dapat membuat kita mengingat Allah SWT. Seperti yang kita tahu, kadang manusia datang kepada Allah hanya saat SWT telah berfirman “Dan sesungguhnya kami telah mengutus para Rasul kepada umat-umat sebelummu, kemudian Kami siksa mereka dengan menimpakan kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon kepada Allah dengan tunduk merendahkan diri.” QS al-An’am 42.Sakit dapat membuat kita menjadi optimis untuk tetap semangat menjalani hidup. Dengan senantiasa mengingat Allah, maka kita akan semakin merasa takut dengan kematian. Pada saat itu, maka kita akan lebih berjuang untuk sembuh dan bertahan lima manfaat sakit yang bisa direnungkan oleh setiap umat muslim. Sakit bukan selalu bentuk musibah, melainkan juga rezeki dari Allah yang tetap harus disyukuri. RENUNGAN HARIAN KRISTEN TERBARU, SELASA 11 JUNI 2019 DOA DENGAN IMAN MENYEMBUHKAN ORANG SAKIT OLEH E. Gunawi Sp. FIRMAN TUHAN Yakobus 515-16 “Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni. Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” Haleluya! Puji Tuhan! Oleh sebab kasih setia dan kasih karunia-Nya, kita diberi-Nya waktu untuk merenungkan dan mempelajari Firman Tuhan. Kali ini kita akan merenungkan Firman Tuhan yang diangkat dari Surat Yakobus 515-16, dalam perikop “Mengenai sumpah dan doa untuk orang sakit”. Adapun topik kita adalah DOA DENGAN IMAN MENYEMBUHKAN ORANG SAKIT. Berdoa dengan iman berarti memohon sesuatu dalam doa dengan penuh keyakinan kepada Tuhan, Allah kita. Berdoa dengan iman berarti meminta sesuatu kepada Allah dengan ketetapan dan keteguhan hati. Berdoa dengan iman berarti dengan penuh keyakinan hati memohon sesuatu yang diharapkan terwujud kepada Yesus Kristus, Tuhan kita, sesuai dengan kekayaan kerelaan-Nya. Karena perkenan Tuhan, seseorang diijinkan sakit. Karena kehendak dan rencana-Nya, seseorang mengalami sakit penyakit. Namun, Tuhan sumber segala kehidupan akan memproses dan menyembuhkannya, jika ia dengan iman yang teguh memohon pengampunan dosa dan kesembuhan kepada-Nya. Apabila seseorang yang menderita sakit berdoa kepada-Nya dengan setulus hati dan segenap jiwa, maka tangan Tuhan sendiri yang akan menyembuhkannya. Maka Allah akan memproses, menjamah dan melawatnya sehingga segala sakit penyakit yang dideritanya segera disembuhkan-Nya. Permohonan seseorang kepada Allah agar sakitnya segera sembuh adalah suatu permintaan yang wajar. Namun, ketika doa-doa seseorang belum dijawab oleh-Nya, sehingga ia masih sakit, maka janganlah kecewa. Tuhan pasti sudah mendengar segala doa anak-anak-Nya. Percayalah! Bahwa Tuhan sedang memprosesnya. Boleh jadi, Tuhan sedang memproses dia, agar semakin teguh imannya kepada-Nya. Dalam suratnya kepada dua belas suku yang hidup di pearantauan seperti dicatat dalam Surat Yakobus 515, Rasul Yakobus menyatakan “Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni.” Orang percaya, termasuk kita, meyakini bahwa Firman Tuhan adalah Ya dan Amin. Firman Tuhan adalah abadi dan tidak akan pernah berubah. Firman Tuhan adalah kekal selamanya. Sekali Firman Tuhan dinyatakan pasti akan digenapi pada waktu-Nya. Oleh sebab itu percayalah! Imanilah! Aminilah! Aminilah semua Firman Tuhan yang sudah dinyatakan kepada kita. Apabila Firman Tuhan menyatakan “doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu”, maka katakanlah dengan segenap hati dan segenap jiwa kita “Amin! Puji Tuhan!” Percayalah! Pada waktu-Nya, Anak Tunggal Allah yang duduk di sebelah kanan Allah Bapa di sorga, akan menjadikan kita sembuh dari sakit penyakit kita. Pada waktu-Nya, Dia akan menyelamatkan kita dari sakit. Puji Tuhan! Oleh sebab itu, berdoalah dengan penuh iman kepada-Nya. Berdoalah dengan sepenuh hati dan segenap jiwa. Mintalah dalam doa kepada-Nya pengampunan-Nya atas semua dosa dan kesalahan yang sudah kita lakukan. Mohonlah ampun kepada-Nya atas segala dosa dan kesalahan kita, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Mintalah pengampunan-Nya atas semua dosa dan kesalahan yang ada dalam hati, perasaan dan pikiran kita, baik yang sudah diucapkan maupun yang belum kita ucapkan. Lalu, nantikanlah dengan iman yang teguh dan rasa takut kepada Allah, maka Dia akan menyelamatkan kita dari sakit penyakit tepat pada waktu-Nya. Nantikan bahwa Dia akan memproses dan menyembuhkan kita. Tuhan akan membangunkan kita. Tuhan akan menyelamatkan kita yang rindu dan setia kepada-Nya. Percayalah! Bahwa doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit. Doa yang lahir dari iman akan dikenan oleh Tuhan. Dan apabila, ia telah berbuat dosa, maka Tuhan juga akan mengampuni segala dosanya. Haleluya! Selanjutnya, marilah kita simak Firman Tuhan yang ditulis dalam Surat Yakobus 516. Alkitab mengatakan “Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” Puji Tuhan! Firman Tuhan ini mengajari kita agar kita saling mengakui dosa-dosa kita. Supaya kita saling mendoakan. Dan supaya kita segera disembuhkan oleh-Nya! Supaya Tuhan segera menyembuhkan segala sakit penyakit kita. Imanilah! Doa orang percaya, jika dengan iman kita doakan, sangat dahsyat kekuatannya. Doa orang benar, bila dengan penuh keyakinan disampaikan kepada Tuhan, sangat besar kuasanya. Doa semua orang yang dinyatakan dalam nama-Nya, akan didengar dan diberkati-Nya. Puji Tuhan! Tuhan Yesus mengingatkan kita bahwa apabila kita berdoa, janganlah kita bertele-tele. Janganlah kita berdoa dengan pajang lebar seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Juga janganlah kita salah kira bahwa orang yang berdoa dengan panjang lebar akan dikabulkan-Nya. Ingat-ingatlah! Firman Tuhan yang dicatat dalam Injil Matius 67, mengatakan “Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.” Lagian, mengapa kita harus berdoa dengan bertele-tele atau berpanjang lebar? Tidak ingatkah kita bahwa Penolong yang diutus-Nya yang diam di dalam hati kita sudah menyatakan pengharapan kita kepada Allah? Tidak sadarkah kita bahwa Roh Kudus sudah berdoa untuk kita? Firman Tuhan yang ditulis dalam Surat Roma 826, mengatakan “Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.” Firman Tuhan yang ditulis dalam Surat Roma 827, juga mengatakan “Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.” Tuhan yang berkuasa menyelidiki hati nurani manusia, sudah mengetahui maksud dan tujuan Roh. Bahwa Roh, sesuai dengan kehendak dan rencana Allah, sudah berdoa untuk orang-orang percaya. Oleh sebab itu, berdoalah kepada-Nya. Berdoalah dengan setulus hati dan segenap jiwa kepada Allah! Mintalah dalam doa dengan penuh keyakinan dan kita akan menerimanya. Dalam Injil Matius 2122, Alkitab mengatakan “Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya.” Camkanlah! Berjaga-jagalah! Berdoalah! Berjaga-jaga dan berdoalah dengan iman yang teguh. Mintalah kepada-Nya kekuatan dan kesembuhan, supaya kita jangan jatuh ke dalam pencobaan. Ingatlah! Roh memang penurut, tetapi daging kita lemah. Firman Tuhan dalam injil Matius 2641, menyatakan “Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan roh memang penurut, tetapi daging lemah.” Berbahagialah orang yang berdoa dengan kekuatan iman yang teguh, karena Dia yang berkuasa sudah menyelamatkan semua orang yang sakit, termasuk kita. Berbahagialah orang yang meminta kesembuhan dengan penuh keyakinan kepada Tuhan, karena Dia berkuasa membangunkan orang yang sakit. Berbahgialah kita yang dengan iman yang kuat berdoa memohon pengampunan atas dosa dan kesalahan kita, karena Dia berkuasa mengampuni segala dosa kesalahan kita. JESUS CHRIST BLESS YOU AND US. AMEN. RENUNGAN PAGISabtu, 23 Mei 2020Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam namaTuhan.—Yakobus 5 orang yang mencari kemurahan penyembuhan Tuhan yang berpikir bahwa mereka harus mendapat jawaban secara langsung dan segera terhadap doa-doa mereka, kalau tidak iman mereka cacat. Oleh karena itu, mereka yang sudah dilemahkan oleh penyakit perlu diberi nasihat dengan bijaksana, agar mereka berlaku dengan saksama. Mereka tidak boleh mengabaikan tugasnya terhadap sahabat-sahabat yang bisa mempertahankan mereka terus hidup, atau lalai menggunakan bahan-bahan alami untuk pemulihan terdapat bahaya kesalahan di sini. Karena percaya mereka akan disembuhkan sebagai jawaban doa, sebagian orang takut melakukan apa saja yang bisa menunjukkan kurangnya iman. Tetapi mereka jangan lalai mengatur urusan-urusan mereka itu sebaik-baiknya sebagaimana mereka ingin lakukan kalau mereka berharap untuk diganti karena kematian. Jangan pula mereka takut mengucapkan kata-kata dorongan atau nasihat yang pada saat perpisahan ingin mereka ucapkan kepada kekasih-kekasih yang mencari kesembuhan dengan doa jangan mengabaikan penggunaan bahan-bahan pengobatan yang ada pada mereka. Bukanlah menyangkal iman kalau menggunakan obat-obat demikian karena Allah telah menyediakannya untuk mengurangi rasa sakit dan membantu alam melaksanakan pekerjaan pemulihannya. Bukanlah menyangkal iman kalau bekerja sama dengan Allah, dan menempatkan diri dalam kondisi yang paling cocok untuk sembuh. Allah telah memberi kuasa kepada kita untuk mengetahui hukum-hukum kehidupan. Pengetahuan ini telah ditempatkan dalam jangkauan kita untuk digunakan. Kita harus menggunakan setiap fasilitas demi pemulihan kesehatan, menggunakan setiap kesempatan yang ada, bekerja sesuai dengan hukum-hukum alam. Apabila kita sudah berdoa untuk kesembuhan orang sakit, kita dapat bekerja mengerahkan segenap kekuatan sambil berterima kasih kepada Allah karena mendapat kesempatan bekerja sama dengan Dia, dan memohon berkat-Nya atas sarana yang Ia sendiri telah kita sudah berdoa untuk kesembuhan orang sakit, apa pun hasilnya, janganlah kita kehilangan iman akan Allah. Kalau kita dipanggil untuk menghadapi kesedihan, biarlah kita menerima cawan yang pahit itu, sambil mengingat bahwa tangan Allah yang mengantar cawan itu ke bibir kita. Tetapi seandainya kesehatan dipulihkan, janganlah dilupakan bahwa penerima kemurahan penyembuhan itu berada di bawah kewajiban baru terhadap Khalik.—Seri Membina Keluarga, jld. 4, hlm. 207, 208. Kristanto Sakul